Newest Post

Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan

Akhir Kisah Kita

| Sabtu, 21 Juli 2012
Baca Selengkapnya »
Pagi ini matahari baru muncul dari ufuk Timur. Kaca jendela rumahku masih basah oleh embun, suasana dingin menyergapku sampai menusuk tulang. Pagi ini rasanya malas sekali keluar dari tempat tidurku dan pergi ke 
sekolah. Kalau tidak dibangun paksa ibu,aku pasti bakalan kebablasan bangun sampai siang. Seperti biasanya ayah mengantarku ke SMA 123 yang cukup terkenal di Bandung. Sesampainya di gerbang cepat-cepat aku berlari menuju kelas. Aku mengumpat “Huh,masih harus naik 2 anak tangga lagi,bakalan terlambat nih!”. 

Akhir Kisah Kita

Posted by : Kazuta Ryu
Date :Sabtu, 21 Juli 2012
With 0komentar
Tag :

Di Balik Mata Ini

| Selasa, 17 Juli 2012
Baca Selengkapnya »
Riana duduk di sebuah taman di depan rumahnya sambil memainkan biolanya. Nada-nada indah mengalun dengan merdu. Siapa saja yang mendengarnya pasti akan tersentuh. Meskipun buta riana termasuk perempuan yang sangat berbakat. Dia tergolong dalam orang-orang cacat yang memiliki kelebihan.

Di Balik Mata Ini

Posted by : Kazuta Ryu
Date :Selasa, 17 Juli 2012
With 0komentar
Tag :

Mencoba Tinggalkan Bayangmu

|
Baca Selengkapnya »
Malam itu adalah malam pergantian tahun, atau yang lebih dikenal dengan istilah tahun baru,, euforia cantiknya kembang api mulai terasa di menit-menit pergantian tahun. Tidak banyak yang aku bisa lakukan di malam itu. Seperti putri di negri dongeng yang terkurung dalam khayalan-khayalan indah. Untuk ikut bernostalgia di malam tahun baru bersama teman-teman semasa SMA pun aku tak dapat izin dari sang bunda. Untuk hal seperti ini mamah selalu punya dua alasan. Alasan pertama, aku masih selalu di anggap anak kecil.

Mencoba Tinggalkan Bayangmu

Posted by : Kazuta Ryu
Date :
With 0komentar
Tag :

Hadiah Terindah

| Jumat, 13 Juli 2012
Baca Selengkapnya »
oleh: Rizki Novianti


Perasan itu begitu kuat sampai aku tak sanggup untuk terlalu lama jauh dari dirinya, seseorang yang dingin yang menjadi tambatan hati saat aku melihat senyumnya begitu menggetarkan jiwa membuat hati selalu damai. Namun rasa ku hanya bertepuk sebelah tangan dia tak hiraukan aku, perasaan itu aku rasakan sejak kelas 2 SMP sampai saat ini kepada seseorang yang selalu aku puja, sebagai orang yang mencintainya dia hanya anggap aku sebagai teman baginya begitu perasaan ku teriris mati, awal yang baik sebagai teman, hanya teman.

Hadiah Terindah

Posted by : Kazuta Ryu
Date :Jumat, 13 Juli 2012
With 0komentar
Tag :
Prev
▲Top▲